Hukum Poligami Versi Zakir Naik

Poligami merupakan hal yang dilematis, bahkan ada yang berspekulatif menafsirkan hal tersebut. Pencarian sumber dan referensi pun dilakukan demi mencari kebenaran. Tidak terkecuali kami sebagai penulis di blog ini. Dalam proses pencarian, kami menemukan sebuah video youtube Zakir Naik yang menjawab seorang penanya kristiani tentang poligami. Oleh karena itu, kami membuat tulisan ini tentang hukum poligami versi Zakir Naik.

Dalam video tersebut seorang wanita kristiani yang berprofesi sebagai guru bernama Elyana bertanya kepada Zakir Naik tentang poligami. Menurutnya, dia menemukan perilaku tidak bermoral dari kalangan muslim yang memiliki isteri lebih dari satu. Kalau benar Islam dan Kristen memiliki kesamaan, seharusnya Islam hanya membolehkan satu isteri.

Elyana, bertanya kepada Zakir Naik Tentang Poligami
Elyana, bertanya kepada Zakir Naik Tentang Poligami
Mendengar pernyataan tersebut, rasa penasaran pun melanda untuk mendengar apa jawaban Zakir Naik yang terkenal dengan kecerdasannya dalam menjawab berbagai pertanyaan. Kami pun melanjutkan untuk menonton video tersebut dan berikut jawaban Zakir Naik yang memiliki nama lengkap Zakir Abdul Karim Naik, kurang lebih seperti ini:

(Tulisan hanya diambil Sebagian atau intinya saja)

Saudariku, satu-satunya kitab agama di muka bumi ini yang mengatakan “Nikahilah hanya satu saja” adalah Al Quran. Tidak ada kitab lain di muka bumi ini. Engkau membaca Bibel, Ramayana, Mahabharata, Wedha. Tidak ada kitab selain Al Quran yang mengatakan “nikahilah hanya satu saja.”

Jika kamu baca kitab Hindu, Ramayana, ayah Sri Rama yakni Raja Dasarata memiliki istri lebih dari satu. Jika kamu baca Mahabharata, Sri Krishna memiliki 16.108 istri. Jika kamu baca Bibel, Solomon memiliki 700 istri dan Ibrahim memiliki 3 istri. Jadi menurut Bibel, Yudhaisme dan Kekristenan, seorang pria boleh memiliki banyak istri tanpa batasan; 4, 5, 10, bahkan 1000.

Islam telah menetapkan batasan. Al Quran mengatakan:

فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً


Nikahilah wanita-wanita yang kamu senangi; dua, tiga atau empat. Jika kamu tidak bisa berlaku adil, maka nikahilah satu orang saja (QS. An Nisa’: 3)

Menurut Hindu, Judaisme dan Kekristenan, tidak ada batasan jumlah wanita yang dinikahi. Sedangkan dalam Islam dibatasi maksimal empat jika bisa berlaku adil. Jika tidak bisa, maka satu saja.

Jadi dalam Islam, kamu hanya boleh menikahi satu orang jika tidak bisa berlaku adil. Jika bisa berlaku adil, maksimal empat.

وَلَنْ تَسْتَطِيعُوا أَنْ تَعْدِلُوا بَيْنَ النِّسَاءِ وَلَوْ حَرَصْتُمْ فَلَا تَمِيلُوا كُلَّ الْمَيْلِ


Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai) (QS. An Nisa’: 129)

Jadi banyak orang yang salah paham bahwa Islam mewajibkan memiliki empat istri. Tidak. Tidak wajib memiliki empat istri, itu adalah opsional, itu mubah.

Jika kamu memiliki empat istri dan tidak bisa berlaku adil, kamu bermasalah. 

Sekarang akun tunjukkan alasan logisnya mengapa Islam memperbolehkan poligami. Pertama, umumnya laki-laki dan perempuan terlahir dengan proporsi yang seimbang. Tapi jika kita tanya dokter kandungan, ia akan memberitahumu bahwa bayi perempuan mampu melawan kuman dan penyakit lebih kuat daripada laki-laki. Makanya lebih banyak bayi laki-laki meninggal daripada bayi perempuan.

Seiring hidup, ada faktor kematian laki-laki dengan adanya rokok, beberapa penyakit, kecelakaan dan peperangan. Maka lebih banyak perempuan daripada laki-laki.

Menurut statistik, saat ini di New York saja ada 1 juta perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Di Amerika Serikat ada 7,8 juta perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Di Jerman ada 5 juta perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Di Inggris ada 4 juta perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Di Rusia ada 9 juta perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Entah berapa banyak perempuan dibanding laki-laki di seluruh dunia.

Misalnya aku harus setuju dengan hipotesa bahwa laki-laki hanya boleh menikah dengan satu perempuan saja. Misalnya di Amerika setiap laki-laki telah menemukan pasangannya, bagaimana dengan 7,8 juta perempuan sisanya? Apakah harus menjadi "properti publik"?

Dan saat ini, di Amerika biasa terjadi seseorang memiliki pasangan s*k5 beberapa orang. Apakah kita memperbolehkan hubungan di luar nikah dengan banyak orang sementara kita mengecam pernikahan dengan dua wanita? Padahal pasangan di luar nikah inilah yang amoral.

Padahal menjadi istri kedua yang sah, seorang wanita tetap mendapat kehormatan, hak dan segalanya daripada ia menjadi pasangan hubungan yang tidak sah; tak ada kehormatan, tak ada hak. Jadi Islam memiliki solusi atas permasalahan sosial ini. 

Jadi seorang muslim yang menikahi lebih dari satu wanita bukanlah perbuatan amoral jika ia bisa berlaku adil dan ini adalah solusi dari Allah yang mengetahui skenario atas dunia.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Hukum Poligami Versi Zakir Naik"

Posting Komentar

Terima Kasih untuk Kesempatan dan Kesediaan Anda Memberikan Tanggapan Melalui Kolom Komentar yang Tersedia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel