Makan Gratis Di Warung Coto (Cerita Lucu)

Kisah ini merupakan cerita lucu benar-benar pernah terjadi di suatu daerah dan saya beri judul "Makan Gratis Di Warung Coto". Kalau ada kesamaan nama yang terdapat pada cerita ini mohon dimaafkan karena pasti bukan anda.

Cerita ini bermula dari sebuah peristiwa yang dilakukan oleh seorang pemuda. Katakanlah pemuda tersebut bernama Ale. Dia merupakan pemuda yang cerdas, humoris, suka mengkritik namun sedikit nakal dan sombong.

Suatu ketika Ale berkunjung ke sebuah kota kecil. Ketika siang hari, dia merasa lapar. Ale pun terpikir untuk pergi ke warung makan untuk membeli membeli makanan. Sebelum pergi dia memeriksa dompetnya, ternyata uang yang ada tidak cukup lagi untuk membeli seporsi makanan. 

Waduh.... Ale panik, perut keroncongan minta harus diisi. Sambil mengernyitkan dahi, dia memikirkan cara agar dapat mengisi perutnya yang kososng. Ide cerdas dan konyolnya muncul dia pun berjalan menuju ke sebuah warung.

Apa yang dilakukannya?

Dengan gaya penuh percaya diri, Ale masuk ke warung tersebut sambil melihat-lihat ke meja dan beberapa menu yang ada di warung makan tersebut. Dia pun duduk di samping meja yang di atasnya terdapat sambal, cerek air minum dan ketupat tawar sebagai makanan pelengkap ketika memesan coto. Sebagaimana kebiasaan penjaga warung dalam melayani tamunya, dia langsung mendekati Ale.

Penjaga Warung: "Pak, mau pesan apa?"
Ale: "Kalau coto berapa harganya, Bu?"
Penjaga Warung: "25 ribu pak."
Ale: "Oohh... Kalau ini berapa?" Tanya Ale sambil menunjuk ke ketupat yang ada di meja.
Penjaga Warung: "Ohh... Itu gratis, pak".
Ale: "Kalau sambal dan air di cerek ini berapa?"
Penjaga Warung: "Itu juga gratis."
Ale: "Ooh iya... sebentar baru saya pesan bu."
Iya... Jawab si Penjaga Warung sambil meninggalkan Ale.

Sambil tersenyum, Ale mengambil ketupat yang ada diatas meja serta sambalnya, dimakannya hingga perutnya terasa kenyang lalu minum air yang sudah disiapkan di cerek lengkap dengan gelas. Setelah itu dia berdiri lalu pamitan kepada penjaga warung.

Ale: "Bu... saya pamit dulu, terima kasih ya, saya tidak jadi pesan coto. Perut saya sudah kenyang cuma makan yang gratis tadi."
Penjaga warung: "Waduh... (tepuk jidat)".

Ale yang sudah kenyang pergi dan berlalu meninggalkan warung makan tersebut sambil senyum-senyum. Tak lupa juga dia membawa tusuk gigi, sambil berjalan santai dia beraksi membersihkan gigi dengan tusuk gigi tersebut.

Ketika di tanya temannya, dengan penuh bangga Ale menjawab bahwa dia dari warung coto sambil menunjukan tusuk gigi yang sedang digunakannya.

Hehehe... Itulah cerita nyata namun lucu. Bagi anda yang mau mencobanya, silakan.

Posting Komentar