Waspadalah! Aplikasi WhatsApp Palsu Curi Data Penggunanya

Jakarta - Aplikasi yang populer dan sering digunakan oleh banyak orang memang sering kali menjadi sasaran bagi pelaku kejahatan cyber untuk memalsukannya. Tak terkecuali WhatsApp. Para pengguna WhatsApp diberi peringatan supaya mewaspadai aplikasi WhatsApp Palsu yang dapat mencuri data-data penting penggunanya.

Hasil penelitian yang dilakukan firma riset keamanan Malwarebytes mengungkapkan bahwa kini telah beredar aplikasi WhatsApp palsu yang diberi nama WhatsApp Plus. Aplikasi ini memang tidak bisa ditemukan di Google Play Store ataupun Apple App Store, namun aplikasi ini beredar melalui berbagai blog dan juga forum online.

Waspada Aplikasi WhatsApp Palsu
Ilustrasi WhatsApp
Sumber gambar : commons.wikimedia.org

Bagaimana Aplikasi WhatsApp Palsu Ini Bisa Mencuri Data Penggunanya?


Saat pengguna menginstal aplikasi tersebut dan membukanya, mereka akan Melihat sebuah logo berwarna emas. Pada halaman tersebut terdapat opsi untuk menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku serta tombol untuk melanjutkan.

Jika pengguna mengklik tombol hijau pada aplikasi tersebut, maka pengguna akan diberi tau bahwa mereka menginstal WhatsApp dalam versi yang lama. Karena hal itulah, pengguna diberikan pilihan untuk mengunjungi halaman Google Play Store untuk mendownload aplikasi WhatsApp versi terbaru atau menekan tombol "download" jika tidak ingin mendownload WhatsApp versi terbaru.

Karena tidak ingin repot-repot beralih ke halaman Google Play Store, biasanya korban langsung memilih tombol download. Apa yang terjadi jika tombol tersebut di klik? Pengguna akan diarahkan pada halaman yang seluruhnya berisi tulisan Arab.

Malwarebytes menyebutkan, aplikasi WhatsApp palsu ini menawarkan fitur yang berbeda dan tidak ada di aplikasi WhatsApp yang asli. Perbedaan tersebut diantaranya aplikasi WhatsApp ini bisa dijalankan dengan 4 akun yang berbeda dan juga menyembunyikan tulisan "sedang mengetik" pada saat pengetikan pesan.

Sudah barang tentu hal tersebut hanyalah akal-akalan bulus para cyber untuk menjerat korbannya. Sesuai yang dikutip dari Express, pada Minggu 8 April 2018, aplikasi ini nyatanya memang mencuri data dan informasi personal korbannya seperti nama, nomor ponsel, bahkan pesan diterima dan dikirim tak luput dari curian.

Masih belum diketahui siapa sebenarnya pembuat aplikasi WhatsApp palsu ini. Malwarebytes belum bisa menyimpulkan dengan mudah bahwa code aplikasi WhatsApp palsu ini ditulis oleh developer Arab hanya karena halaman depan aplikasi tersebut bertuliskan bahasa Arab.

Yang pasti, Malwarebytes mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar mendownload dan menggunakan aplikasi WhatsApp hanya yang ada di aplikasi resmi Google Play Store dan juga Apple App Store

Yang jelas, Malwarebytes mengingatkan agar pengguna WhatsApp hanya menggunakan aplikasi yang didownload dari toko aplikasi resmi seperti Google Play Store dan Apple App Store.

Menurutnya, kode malware tersebut memang sangat kompleks. Namun siapa pun pembuatnya, masyarakat tetap disarankan untuk hanya mendownload WhatsApp hanya pada tempat yang resmi. Bahkan meskipun ada sedikit cacat pada aplikasi WhatsApp yang asli, tetap saja masih jauh lebih aman daripada menggunakan aplikasi yang dari sumber yang tidak jelas.

Sumber Berita : detik.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Waspadalah! Aplikasi WhatsApp Palsu Curi Data Penggunanya"

Posting Komentar

Terima Kasih untuk Kesempatan dan Kesediaan Anda Memberikan Tanggapan Melalui Kolom Komentar yang Tersedia.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel