Dunia Tidak Kejam, Perbanyak Bersyukur

Dunia tidak kejam, kita yang harus belajar menyikapi dunia. Mengerti sesama dan lingkungan sekitar, fahami setiap kejadian dan ambil hikmahnya. Semua orang memiliki masalah masing-masing, semua orang pernah mengalami kegagalan dan semua orang pernah merasakan bahagia. Gagal, sedih dan bahagia itu hal biasa.

Yang terpenting bagaimana kita bangkit dari kegagalan dan mempertahankan keberhasilan. Dan yang terpenting bagaimana kita menjadikan setiap kejadian dimuka bumi agar tetap selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT kepada kita. Bersyukur salah satu kunci kebahagiaan dunia. Oleh karena itu, pandai-pandailah bersyukur agar beban hidup terasa nikmat. Jika tidak bersyukur, mimpi buruk saja bisa menjadi beban besar yang menjadikan kita frustasi dan berujung pada gagalnya memperoleh kebahagiaan.

Segala yang kita miliki di dunia ini akan ditinggalkan. Istri/Suami/Pacar yang cantik/ganteng, harta berlimpah, jabatan tinggi, semuanya akan tiba waktunya untuk ditinggalkan. Yang dibawa hanya selembar kain putih dan amalan-amalan kita saat di dunia.

Ilustrasi Kesediahan
Ilustrasi Keseedihan

Bila bahagia jangan terlalu bahagia, bila sedih jangan terlalu sedih. Ingat, Allah Maha Mengetahui dan Maha Berkehendak. Tidak ada satupun dimuka bumi ini yang luput dari izin Allah, dan kita memilih baik atau buruk juga akan di izinkan-Nya.

Maka berdoalah, untuk diberikan yang terbaik pada kita. Ingat, yang terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Allah, sebaliknya yang buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah. Berbaik sangkalah kepada Allah, karena Dia akan memberikan apa yang kita sangkakan kepada-NYa. Kurangi mengeluh, karena mengeluh hanya menjadikan kita lupa bersyukur. Perbanyak mengingat Allah, karena itu akan menjaga kita dari perbuatan keji dan munkar.

Posting Komentar